Posted By Oswyyh (XA/30 St. Yosef SKA) - Kisah
Ramayana diawali dengan adanya seseorang bernama Rama, yaitu putra mahkota
Prabu Dasarata di Kosala dengan ibukotanya Ayodya. Tiga saudara tirinya bernama
Barata, Laksmana dan Satrukna. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata bernama
Kausala, Barata dari isteri keduanya bernama Kaikeyi serta Laksmana dan
Satrukna dari isterinya ketiga bernama Sumitra. Mereka hidup rukun.
Sejak remaja, Rama dan Laksmana berguru kepada
Wismamitra sehingga menjadi pemuda tangguh. Rama kemudian mengikuti sayembara
di Matila ibukota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka
milik Prabu Janaka, ia dihadiahi putri sulungnya bernama Sinta, sedangkan
Laksmana dinikahkan dengan Urmila, adik Sinta.
Setelah Dasarata tua, Rama yang direncanakan untuk
menggantikannya menjadi raja, gagal setelah Kaikeyi mengingatkan janji Dasarata
bahwa yang berhak atas tahta adalah Barata dan Rama harus dibuang selama 15
(lima belas) tahun. Atas dasar janji itulah dengan lapang dada Rama pergi mengembara
ke hutan Dandaka, meskipun dihalangi ibunya maupun Barata sendiri. Kepergiannya
itu diikuti oleh Sinta dan Laksmana.
Untuk mengisi kekosongan singgasana, para
petinggi kerajaan sepakat mengangkat Barata sebagai raja. Tapi ia menolak,
karena menganggap bahwa takhta itu milik Rama, sang kakak. Untuk itu Barata
disertai parajurit dan punggawanya, menjemput Rama di hutan. Saat ketemu
kakaknya, Barata sambil menangis menuturkan perihal kematian Dasarata dan
menyesalkan kehendak ibunya, untuk itu ia dan para punggawanya meminta agar
Rama kembali ke Ayodya dan naik takhta. Tetapi Rama menolak serta tetap
melaksanakan titah ayahandanya dan tidak menyalahkan sang ibu tiri, Kaikeyi,
sekaligus membujuk Barata agar bersedia naik takhta. Setelah menerima sepatu
dari Rama, Barata kembali ke kerajaan dan berjanji akan menjalankan
pemerintahan sebagai wakil kakaknya.
Banyak
cobaan yang dihadapi Rama dan Laksmana, dalam pengembaraannya di hutan. Mereka
harus menghadapi para raksasa yang meresahkan masyarakat di sekitar hutan
Kandaka itu. Musuh yang menjengkelkan adalah Surpanaka, raksesi yang
menginginkan Rama dan Laksmana menjadi suaminya. Akibatnya, hidung dan telinga
Surpanaka dibabat hingga putus oleh Laksmana. Dengan menahan sakit dan malu,
Surpanaka mengadu kepada kakaknya, yaitu Rahwana yang menjadi raja raksasa di
Alengka, sambil membujuk agar Rahwana merebut Sinta dari tangan Rama. Dengan
bantuan Marica yang mengubah diri menjadi kijang keemasan, Sinta berhasil
diculik Rahwana dan dibawa ke Alengka.
Burung Jatayu yang berusaha menghalangi, tewas oleh
senjata Rahwana. Sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir, Jatayu masih
sempat mengabarkan nasib Sinta kepada Rama dan Laksmana yang sedang mencarinya.Dalam
mencari Sinta, Rama dan Laksamana berjumpa pembesar kera yang bernama Sugriwa
dan Hanuman. Mereka mengikat persahabatan dalam suka dan duka. Dengan bantuan
Rama, Sugriwa dapat bertahta kembali di Kiskenda setelah berhasil mengalahkan
Subali yang lalim. Setelah itu, Hanuman diperintahkan untuk membantu Rama
mencari Sinta. Dengan pasukan kera yang dipimpin Anggada, anak Subali, mereka
pergi mencari Sinta.
Atas
petunjuk Sempati, kakak Jatayu, mereka menuju ke pantai selatan. Untuk mencapai
Alengka, Anoman meloncat dari puncak gunung Mahendra. Setibanya di ibukota
Alengka, Hanuman berhasil menemui Sinta dan mengabarkan bahwa Rama akan segera
membebaskannya. Sekembalinya dari Alengka, Hanuman melapor kepada Rama.
Strategi penyerbuan pun segera disusun. Atas saran Wibisana, adik Rahwana yang
membelot ke pasukan Rama, dibuatlah jembatan menuju Alengka. Setelah jembatan
jadi, berhamburanlah pasukan kera menyerbu Alengka. Dan ketika itu Anoman ditangkap dan mau dibakar, tapi malah sebaliknya Anoman membakar kerajaan Alengka.
Setelah berhasil membebaskan Sinta, pergilah Rama dan
Sinta serta Laksmana dan seluruh pasukan (termasuk pasukan kera) ke Ayodya.
Setibanya di ibukota negera Kosala itu, mereka disambut dengan meriah oleh
Barata, Satrukna, para ibu Suri, para punggawa dan para prajurit, serta seluruh
rakyat Kosala. Dengan disaksikan oleh mereka, Rama kemudian dinobatkan menjadi
raja.
Pesan: Hanya itu saja yang bisa saya post-kan karena semalam (7 Mei 2014) saya kurang mengerti isi ceritanya dan sebagian dari postingan ini saya ambil dari sumber lain, apabila ada yang kurang di postingan ini harap maklum karena saya juga baru belajar.