Anginku

temaram bergilir datang
pelipur hati berpaling pergi
angan tambun itu semakin dekat
gadis itu tertegun,
dipandangnya langit
tersipu
sudahkah sehelai
nafasku pergi?
langkah gadis sudah
tak kuat
tiada sahut yg
menggema
angin seolah bersalah,
sembari bermanja
disapunya helai rambut
itu
disangka tegar, gadis
itu berderai
mengisak tangis dalam
diamnya
angin berdesis,
mengundang kicauan
dihiburnya si belia dengan siulan
tiada pula balasan
sang gadis
merasa terabaikan, kicauan
pergi
langit tersipu
mengejar kicauan
sang angin tetap
setia,
angin dihirup belia
itu
merasuk ke hati yang
terlarakan
menjemput sungkawa yang menunggu
lalu keluar, pergi
begitu saja
bersama rintihan hati
sang gadis
(Stevano Oswyth, 2018)
Note :
Salah satu puisi yang pernah dilombakan penulis
Salah satu puisi yang pernah dilombakan penulis
Jenis Puisi :
Abstrak romansa
Abstrak romansa