Sebuah Opini
Tidak ada yang pasti di dunia ini, bahkan ilmu pasti itu sendiri, relatif.
Satu tambah satu belum tentu sama dengan dua. Sebagai contoh sederhana ada sebuah meja dengan permukaan di mana tidak ada benda kasat mata yang diletakkan di atasnya, kemudian diletakkan satu buah apel di atas meja tersebut dan dijejerkan dengan satu buah apel lain di sebelahnya, belum tentu di atas permukaan meja tersebut ada dua buah apel. Perlu diperhatikan adalah buah apel mana yang menjadi acuan bahwa buah apel itu sama dengan satu apel, setelah itu belum tentu berat dari kedua buah apel itu sama persis. Meskipun berat mereka sama persis belum tentu dimensi mereka persis sama besar, dan meskipun berat dan ukuran mereka sama persis belum tentu juga jumlah vitamin, kalori dan zat yang terkandung sama persis jumlah dan takarannya, bahkan apabila berat, ukuran dan jumlah zat yang terkandung dalam kedua apel sama persis, belum tentu memiliki jumlah atom dengan elektron proton dan neutron yang menghasilkan gaya magnet yang sama besar. Persis di sini diartikan dalam skala angka, rasa maupun visual manusia, karena pandangan atau tolak ukur tersebut berbeda dengan makhluk lain sebagai contoh semut hingga bakteri dan virus atau bahkan makhluk hidup terkecil di dunia yang mungkin belum ditemukan.
Maka dari itu satu tambah satu sama dengan dua adalah abstrak. Bukan hanya ilmu pasti matematika, fisika, biologi, kimia, bahkan ekonomi, politik, sosial, budaya dan sebagainya pun tidak pasti menurut saya.
Dalam kehidupan ilmu pengetahuan merupakan hasil pendekatan dan pembulatan dari sebuah hal dan juga merupakan hasil dari kesepakatan bersama, baik itu para ahli maupun yang bukan ahli.
Hal tersebut menjadi dasar saya beropini bahwa kepastian di dunia adalah hal yang tidak pasti atau relatif.
Sekian mungkin itu saja opini saya yang bisa saya paparkan saat ini. Terimakasih sudah mau singgah dan membaca artikel singkat saya.
(Stevano Oswyth, 2020)

1 comments:
Uwaaawwww, tulisan yang bagus.
Saya punya suatu perumpamaan lainnya tentang kepastian, yaitu sebuah kata ajaib yang kita sebut dengan "kebenaran".
Kadang kala segala sesuatu di dunia ini yang dianggap pasti diasosiasikan dengan kebenaran. Padahal yang namanya kebenaran pun sangat relatif.
Suatu kebenaran sangat dipengaruhi boleh lingkungan spasial dan sudut pandang tertentu.
Sesuatu yang benar di tempat A, atau lingkungan A belum tentu benar di lingkungan B, dengan sudut pandang C.
Begitu pula sebaliknya.
Dengan begitu, saya sepakat bahwa segala sesuatu di dunia rasanya sangat relatif.
Tidak ada sesuatu yang benar-benar pasti,
Atau sesuatu yang pasti benar.
Wkwkwkwk