Sajak Kelabu (3) - oswyth

just an ordinary blog with some abstract idea of my mind

Home Top Ad

WELCOME

Monday, April 20, 2020

Sajak Kelabu (3)

Bayangan



Matahari Terbenam Senja Gadis - Foto gratis di Pixabay



ku katakan kepada lupa yang sepertinya tidak ingat pada kisah yang semestinya ada
kau yang dulu menjadi pusat perhatian, padamu spesial bukan lagi menjadi sesuatu yang asing
matamu yang sayu membuat setiap senyumanmu memiliki mantra tersendiri, 
padamu seluruh keindahan dunia terwakilkan, karena eloknya dirimu menjadikanmu pusat tata suryaku kala itu

sedang ku tanyakan kepada luka yang sepertinya tersakiti pada dasarnya merelakan persinggahamu
setiap ingatanku diisi dengan hari pertama aku bertemu denganmu, cara bicaramu, caramu berjalan, caramu tertawa, caramu menyentuhku, caramu menangis di hadapanku
jika kau tanyakan padaku cerita kita berdua, maka akan ku mulai dengan hari dan tanggalnya terlebih dahulu
karena ku tahu setiap lekuk helai rambutmu, setiap detiknya selalu ku perhatikan dengan pupil mata yang seakan membesar

kehilanganmu hari itu bagaikan atmosfer petikan gitar,
dimainkan dari a minor ke f mayor dengan ketukan empat per empat
ku ayunkan setiap senar dengan perasaan ganjil
yang mana ku tahu, kau yang seharusnya ada saat itu sedang mencari sesuatu hal yang lebih dari sekedar frekuensi gelombang bunyi, yang menyingkas hening canggung saat kesendirian kita berdua
saat cuaca sedang menyambut sore, saat itu pula ku tahu kau sudah menjadi kisah daripada seseorang

kini kau sedang dalam pelatihan menuju awan bersama penumpang lainnya
yang bahkan mereka pun tidak tahu apa yang pernah terjadi dalam kisahmu di hari sebelumnya
mungkinkah kita akan bertemu pada penerbangan yang sama? 
karena di hari baik itu akan ku lantunkan beberapa lagu kesukaanmu, bukan untuk memintamu kembali, 
melainkan hanya sekedar mengemasnya sebagai hadiah perpisahan, yang belum sempat kuberikan padamu beberapa tahun lalu


(Stevano Oswyth, 2020)


Note : 
Didedikasikan untuk seorang gadis

Jenis Puisi : 
Abstrak romansa